Bhayangkara Padmanaba

-not only technique-

The Last Woman Standing

Review Seleksi Paskibraka Kota Yogyakarta

Tahun ini, tim Paskibraka Padmanaba (Padskib) tampaknya mendapat ujian serius. Setelah Rankin jatuh kecapekan di seleksi hari kedua (Minggu), sehingga tinggal menyisakan 5 padskib di hari ketiga, untuk seleksi nominator propinsi hari ini (Selasa), SMA 3 hanya meloloskan seorang wakilnya, Dewi.

Pada seleksi Minggu (26/4), padskib terlihat mengawali seleksi dengan cukup baik. Tes kesamaptaan yang hanya menampilkan lari level sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik. Indikasinya terlihat di bagian putra dimana Aldi dan Ian mampu mencapai level 6.1, sedang Rankin 5.5. Di bagian putri juga tidak terlalu buruk. Santi menyelesaikan level 4.3, nabila 3.8 dan dewi berhenti di titik 4.2. Walau boleh dibilang lumayan secara keseluruhan, panitia disini tampaknya agak kecolongan dengan tidak menggunakan ukuran panjang lintasan standar lari level. Kami meyakini, panjang lintasan kemarin bisa mencapai 25 meter, dari yang sesungguhnya hanya 20 meter. Jelas, dalam olahraga terukur semacam lari level, pengukuran lintasan yang tidak terstandarisasi, membuat tes yang satu ini tidak valid.

Usai menjalani tes kesampataan, peserta melakoni ujian PBB. Pada tahap ini, padskib juga sudah tampil baik (pada awalnya). Namun menjelang siang, Rankin mulai terlihat kelelahan. Puncaknya ketika istirahat siang tiba, Rankin dibawa ke unit gawat darurat rumah sakit Happy Land. Berhubung observasi yang teramat lambat (RS Happy Land ternyata membawa hasil lab mereka ke rumah sakit lain untuk diteliti!), kesimpulan dokter terhadap kondisi Rankin baru keluar ketika Isya. Diagnosisnya dalam bahasa awam adalah “kecapekan akibat kepanasan, dimana suplai oksigen dan darah ke otak berkurang sehingga menyebabkan pingsan dan tremor”. Karena tidak bisa menyelesaikan rangkaian seleksi hingga akhir, jadilah Rankin sudah gugur di hari kedua.

5 padskib lain berhasil lolos ke seleksi hari ketiga. Disini menunggu tes wawancara, postur dan (kembali) PBB. Karena proses seleksi terganggu hujan, hasil dari seleksi tersebut tidak langsung diumumkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Panitia mengambil kebijakan dengan memberi kabar via telepon bagi peserta yang lolos ke tahap nominator propinsi. Di titik ini, berdasar pertimbangan panitia, hanya Dewi yang lolos (dari padskib).

Semoga saja, meski sendirian, Dewi bisa melalui semua dengan baik. Agak aneh juga bila tidak menempatkan satupun wakil SMA 3 ke propinsi. Ini bakal jadi penurunan besar-besaran yang harus dievaluasi habis-habisan. Selamat berjuang Wi!

Oleh • Apr 28th, 2009 • Kategori: HEADLINE NEWS, PADSKIBRAKA

Tag :

41 Responses »

  1. hah! kok bisa!

  2. maaf2..

  3. apa maksudmu ‘hah kok bisa’?

    berdoa untuk Dewi..

  4. Kok bisa cuma dewi? Sekolah lain gimana?

  5. banyak faktor,, yang sebenarnya hampir sudah diduga bakal menjegal adek2 yang lain…
    SEMANGAT WI!!!!

    kok dadi aku sing kobongan

  6. Setauku, nilai lari level temen-temenku bagus kok. Termasuk yang tertinggi. PBBnya juga lebih bagus. Jadi kalah dimana nih kira-kira? Tinggi badan juga memenuhi syarat semua, yang putra diatas 165 cm, yang putri hanya nabila yang enggak 160cm. Udah sesuai dengan permintaan panitia lewat surat edarannya kan? Masak gagal di tes wawancara?

  7. SMA Yang lolosin wakilnya ke nomnator propinsi mana aja to? berapa orang? Emange nominator tu ada berapa pasang?

  8. ayo Bi,, dijawab Bi,,

  9. SMA 1 (5 org)
    SMA 2 (1 org)
    SMA 3 (1 org)
    SMA 5 (1 org)
    SMA 7 (1 org)
    SMA 8 (2 org)
    SMA 10 (1 org)
    SMA 11 (1 org)
    SMA Muh 2 (1 org)
    SMA Santa Maria (1 org)

  10. eh kok kurang satu yah ?

  11. hayo gimana?

  12. BerDOA…

  13. untung yg masuk cuma 3..coba klo 6 masuk smua,,beugh,,hancur deh impian siswa-siswi yg mw jadi paskibraka..kayaknya emang perlu di evaluasi tuh..dri pelatihnya dlu di evaluasi,,bru ngirimin siswa-siswi buat seleksi…rankin aja mpe jatuh..percuma,,badan doang yg gede..tpi fisik gak memadai..hahaha…salut deh buat kalian…

  14. biasa wae..biasa wae..biasa wae….

  15. masih mending punya keberanian buat maju, daripada cuma bisa ngomong doang di belakang gak tau perjuangan orang.

    kan kekuatan orang beda- beda,mestiya tau tuh, kecuali yang ngomong bukan orang.

  16. yo sing legowo…
    karang yo mampune mung semono….
    opo ning sekolah ki ra di seleksi….
    kok ngisin isini

  17. La anane mung kuwi je mas. Ya moga-moga tahun depan dapet SDM yang bagus

  18. ehm. saya tersinggung nih.

    btw,ralat ya,, sodara entut mambu yang terhormat.. yang lolos 4 orang.
    terima kasih.

  19. @Comment 13

    Aku kok gatel ya ama komen anda?

  20. WAH YANG BENER YANG MANA NIH INFONYA………

    jangan hanya di seleksi dong tapi juga dibekali…..

  21. lhah…. sebenarnya aku malah bingung, kok malah pada berdebat masalah the last woman standing….

    kepepetnya gak ada yang lolos propinsi kan gapapa to???
    padskibraka katanya dimana-mana sama saja????

    kok terkesan ambisius banget…. gak bagus tauk…..

  22. hehehe,,salah info san..ternyata yang masuk 4…wah yang ‘for’ bilang,,sebenarnya salah besar..sangat memalukan jika Padskibraka tidak ada yang masuk di propinsi..seenggaknya ada wakil ke propinsi..untung2 bisa ke nasional…tpi untuk seleksi tahun ini,,kayaknya musti ada evaluasi untuk seleksi tahun depan…cayoooo!!!

  23. heh,sodara entut mambu!!

    ngimpi po ke nasional?

    evaluasi dulu tu baru bener, nha baru cari SDM yang bagus,kalo SDM nya mepet ya gak usah ngotot, kan gitu

  24. ayo dewiiiiiiiiiik :D love you!

  25. sudahi perdebatan nggak mutu ini.

  26. Lalalalala, numpang nyanyi nyanyi….

  27. Semangat Adek2Q

    walaupun Saia berana nin jauh di sini
    tp semoga semangat keBhapad-an ku disini dapat terasa sampai di sana..
    pokoke intinya lakukanlah yang terbaik
    walaupun di Kota aja, kalian harus menjadi yg terbaik..

    apalagi yang masuk Propinsi…sebisamungkin kamu ke Nasional..

  28. SEMANGKA!!!

  29. thx…, smoga bisa menampilkan yang terbaik

  30. MELON!!

  31. to : entut mambu

    ya saya memang modal badan gede doang,,
    maaf
    tapi setidaknya saya tau saya berusaha memberi yang terbaik, bukan komen dengan nick u
    yang aneh

  32. mbok ya sing sabar.
    kejadian ini seharusnya jgn diperdebatkan,
    melainkan untuk koreksi tahun berikutnya.

  33. Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya.

  34. Masih ingat semboyan kita?

    JUARA SEJATI……

    MENANG RENDAH HATI….

    KALAH BESAR HATI….

  35. tai kucing

  36. weleh,ngk usah iri to

  37. radya raya nya tambah satu hang…
    wekekekek…

  38. ups, bener banget
    wah, tambah asik nih

  39. weleh kok jadi kayak gini.
    mbok wis lah.
    yg sudah terjadi biarkan terjadi.
    tapi ttp berusaha lebih baik untuk ke depan.

  40. ayo gek ganti headline. sepet.

  41. sebagai orang luar yang berusaha fair dan netral,, saya bisa menilai.

    yah . anggap saja begini:
    makin tinggi posisi kita,, makin kenceng anginnya.
    makin banyak yang kepingin kita jatuh.

    sebagai orang jawa bersikaplah satria.

    mungkin hanya yang diberi pendidikan yang baik saja yang bisa mencerna,, ini murni pendapat saya.

Leave a Reply