LBB Mana Yang terbaik?
Sejak awal hingga akhir Maret lalu, sebuah tim dari Bhayangkara Padmanaba melakukan polling kecil-kecilan. Polling ini diselenggarakan dalam rangka evaluasi akhir pelaksanaan Lomba Baris Berbaris (LBB) SMA 3 Yk beberapa waktu lalu, sekaligus sebagai info awal bagi panitia LBB SMA 3 Yk tahun depan. Meski awalnya bersifat internal, namun dengan cakupan yang lumayan luas, jadilah polling ini kami sajikan kepada anda sebagai salah satu barometer pembanding (meski tidak sempurna) antar beberapa LBB sepanjang tahun 2008/2009.
Polling dibuat untuk mengukur sejauh mana LBB SMA 3 Yk mampu “bersaing” dengan LBB lain disepanjang tahun ini. Dengan demikian, tim, menggunakan LBB pembanding yang dirasa memiliki keterwakilan peserta cukup signifikan. Karena itu, LBB yang kemudian dinominasikan sebagai pembanding adalah LBB Menwa UII, LBB PPI Kota, LBB PPI Propinsi dan LBB SMA 8.
LBB PPI Kabupaten sengaja tidak dimasukkan karena sampel polling yang dipilih hanya berasal dari SMA-SMA Kota Yogyakarta. Dengan demikian, LBB PPI Kab dianggap tidak relevan dalam polling kali ini. Selain itu, LBB SMA 7 juga tidak dimasukkan sebagai nominasi mengingat pelaksanaan LBB nya diselenggarakan terlalu dini. Imbasnya, jumlah peserta tercatat sangat minim.
Pengambilan sampel dilakukan di beberapa SMA di Kota Yogyakarta dengan masing-masing 2 orang sampel untuk tiap sekolah. Semua SMA Negeri tercakup dalam sampel kecuali SMAN 6 Yogyakarta yang sedang tidak memiliki peleton inti (tonti). Selain SMA Negeri diatas, SMA Muhammadiyah 1 dan 2 juga diikutkan dalam polling. Dengan demikian, 11 sekolah dengan 22 responden merupakan sampling yang digunakan dalam polling ini.
Kategori polling
Pembandingan LBB Padmanaba dengan LBB lain dilakukan dengan menyusun kategori-kategori yang akan dibandingkan. Kategori tersebut ialah (1) tempat penyelenggaraan, (2) kondisi pos, (3) tingkat kesulitan materi, dan (4) kesiapan panitia. Berdasar kategori-kategori tersebut, hasil polling yang didapat adalah sebagai berikut:
1. Tempat penyelenggaraan
Tempat penyelenggaraan LBB terbaik menurut responden adalah kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU) dimana LBB SMA 3 Yk dilangsungkan. Tingkat keterpilihannya begitu tinggi dengan 50%, disusul Balaikota (LBB PPI Kota dan SMA 8 ) dengan 27.3%, kompleks UIN Sunan Kalijaga (LBB PPI Propinsi) dengan 13.6% dan kampus UII terpadu (LBB Menwa UII) hanya dengan 9.1%.

2. Kondisi pos
Ternyata tidak ada relevansi antara tempat penyelenggaraan dengan kondisi pos. Hasil polling dibawah menunjukkan hal itu. Tentu saja, faktor yang berpengaruh adalah bagaimana panitia mendesain pos yang “layak pakai”.
Kondisi pos terbaik menurut responden ialah LBB Menwa UII 31.8%, kemudian disusul tipis oleh LBB SMA 3 Yk dan PPI Kota masing-masing dengan 27.3%, LBB PPI Propinsi tertinggal cukup jauh 13.6%, dan LBB SMA 8 0% (nol persen).

3. Tingkat kesulitan materi
Teorinya, semakin sulit materi lomba, semakin menantang LBB yang dimaksud. Akhirnya, gengsi LBB tersebut juga bisa turut terdongkrak. Berdasarkan materi, LBB dengan tingkat kesulitan tertinggi adalah LBB Menwa UII dan PPI Propinsi masing-masing dengan 9.1% (responden diberi pertanyaan sebaliknya), disusul LBB SMA 3 Yk dengan 18.2%, lalu LBB PPI Kota 22.7%, dan LBB SMA 8 dengan 40.9%

4. Kesiapan panitia
Profesionalitas panitia terlihat dari kesiapan mereka dalam merancang dan menjalankan lomba. Dengan demikian LBB yang diselenggarakan PPI sudah sewajarnya berada di jajaran teratas mengingat peran serta mereka yang sudah sejak dahulu kala. Berikut hasil pilihan responden:
Panitia LBB PPI Propinsi mendapat apresiasi tertinggi dengan 54.5%, disusul panitia LBB PPI Kota dengan 27.3%, LBB SMA 3 hanya mendapat 13.6%, lalu panitia LBB Menwa UII dengan 4.5%, dan LBB SMA 8 lagi-lagi 0%.

Penutup
Tim polling sebenarnya memiliki data kuantitatif mengenai LBB yang secara keseluruhan menjadi yang terbaik. Namun dengan mempertimbangkan kualitas pengambilan sampel (termasuk jumlahnya) dan pemilihan kategori yang jauh dari sempurna, sudilah kiranya pembaca bersabar hingga tahun depan. Karena itu untuk saat ini, hanya catatan diatas yang bisa kami persembahkan. Setidaknya, SMA 3 Yogyakarta telah memulai sebuah “penelitian” mengenai peleton inti. Semoga saja dengan modal ini, dunia pertontian DIY kedepan bisa menjadi lebih baik. Wassalam
By Litbang Bhapad (Tim polling: Bayu, Ian, Aldi, Nabila, Dewi, Santi -seluruhnya 66)


Mantep nih idenya. Cuma sampling kurang banget. Tapi lumayanlah, coba diperbaiki tahun depan
Semoga LBB 67 bisa JAUUHHH lebih baik dari LBB sebelumnya
ehem setuju, danton65
wah kurang tuh…
tempat penyelenggaraan LBB tervaforit = Kompleks Rektorat UGM
yeay! .^^.
narsis…!!!
sample kurang akurat. Dari sekian jumlah siswa SMA di Jogja, masak diwakilkan cuman 22 orang sja?? Juga sample dri SMP juga harus jdi pertimbangan…
DELAYOTA maju terus!!!!!!!!!!!!!!!!!!
@delayota : ayo ikut LBB PADMANABA 2009
Setuju mas, tahun kemarin para “peneliti” masih kagok. Tahun ini akan dibuat lebih komprehensif