Tamansari Menjadi Salah Satu Keajaiban Dunia ?
Tamansari, sebuah tempat yang mungkin sudah tidak asing lagi di sebagian besar telinga masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Yogyakarta. Bagi yang belum tahu saja, tamansari merupakan tempat pemandian raja beserta keluarganya. Areal tamansari ini terletak di sebelah barat daya Kraton Yogyakarta. Tamansari dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1758 untuk kepentingan rekereasi sekaligus benteng pertahanan. Tamansari juga sering disebut sebagai istana air atau water castle, hal ini disebabkan karena dalam garis besarnya tamansari merupakan istana air dengan laut buatan yang disebut segaran dan pulau buatan yang disebut pulau kenanga.
Keindahan tamansari di jaman dulu terkenal hingga keseluruh dunia. banyak para wisatawan asing yang melukiskan keindahan tamansari dan membawanya ke negeri asal mereka. Di masa depan, lukisan-lukisan inilah yang membuat para wisatawan asing ingin berkunjung ke tamansari. Namun sangat disayangkan, banyak wisatawan asing yang kecewa dengan keadaan tamansari sekarang. Tamansari yang sekarang sudah tidak sebagus dan seindah dengan tamansari yang digambarkan oleh leluhur mereka.
Melihat keadaan itu, timbul niat dari PBB untuk mengembalikan keadaan tamansari seperti dulu. Menurut mereka, sebenarnya dengan melihat arsitektur bangunan tamansari di masa lampau sangat memungkinkan untuk menjadikannya sebagai salah satu keajaiban dunia. Ini tentu saja akan dapat meningkatkan citra indonesia, khususnya Yogyakarta. Pemerintah Indonesia dengan bantuan PBB tentunya,sedang giat-giatnya berusaha untuk mewujudkan hal itu. Dikabarkan pula, akhir tahun 2009 ini salah satu bangunan di kompleks tamansari, yaitu pulau kenanga atau sering juga disebut juga sebagai ulau cemeti akan direnovasi.
Namun tentu saja banyak kendala-kendala dala mewujudkannya. Banyak bangunan-bangunan di kompleks tamansari yang sudah tidak utuh seperti dulu lagi. Penyebab utamanya adalah gempa bumi yang melanda yogyakarta tahun 1867 pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono VII . Untuk mengembalikan keindahan tamansari, Sultan Hamengkubuwono lalu menyuruh para abdi dalemnya untuk merenovasi tamansari. Para abdi dalem yang kebetulan tempat tiggalnya jauh dari keraton merasa kesulitan membagi waktu antara kelurga mereka dan merenovasi tamansari. Oleh karena itu, Sultan Hamengkubuwono VII membuatkan rumah disekitar kompleks tamansari untuk ditinggali para abdi dalemnya dan mengijinkan mereka untuk membawa keluarganya pindah ke sana. Namun usut punya usut hal inilah yang nantinya menjadi kendala utama dalam upaya pewujudan tamansari sebagai salah satu keajaiban dunia.
”kok bisa gitu?” mungkin pertanyaan itu yang sekarang ada dipikiran anda. Setelah ditinjau ulang, penduduk yang sekarang mememuhi kompleks tamansari masih mempunyai hubungan darah dengan para abdi dalem yang pada tahun 1867 bertugas merenovasi tamansari atas perintah Sultan Hamengkubuwono VII. Ini menunjukkan bahwa setelah tamansari selesai direnovasi, para keluarga abdi dalem tersebut memutuskan untuk menetap tinggal di kompleks tamansari bahkan sampai anak cucu mereka lahir.
”lalu, apa hubungan mereka dengan konteks keinginan untuk mewujudkan tamansari sebagai salah satu keajaiban dunia?” singkat saja, ternyata yang menjadi kendala utama dari pewujudan tamansari sebagai salah satu keajaiban dunia adalah tidak maunya para penduduk di sekitar tamansari untuk merelakan areal tempat tinggalnya. Mereka sudah merasa betah untuk tingal di sana dan menurut mereka apabila mereka dipindahkan, mereka akan kehilangan penghasilan utama mereka yang sebagian besar berasal dari para wisatawan yang berkunjung ke tamansari.sebenarnya, tidak semua penduduk beranggapan seperti itu, ada juga penduduk yang menganggap bahwa hal itu akan lebih meningkatkan citra Yogyakarta sebagai kota pariwisata dan tentunya hal itu akan lebih memudahkan mereka untuk mendapatkan penghasilan. Tapi tetap saja, hanya segelintir orang yang berpikiran seperti itu .
Tamansari menjadi salah satu keajaiban dunia ? mungkin masih dalam khayalan ..
Nabila Husna Shabrina


aku suka artikel ini
piye to bia ki? ngupload dewe, seneng dewe
hore nabila !
weh tapi kan yang buat bukan aku to mas . cuman numpang upload pakek usernameku hehe
keren juga kalo beneran terwujud.
yah semoga saja terjadi beneran.
kalaupun jadi moga2 bukan hanya dari hasil polling.
arikel ke-2 yang kubaca sampai selesai
ternyata yang menjadi kendala utama dari pewujudan tamansari sebagai salah satu keajaiban dunia adalah tidak maunya para penduduk di sekitar tamansari untuk merelakan areal tempat tinggalnya…!
hal sama akan dilakukan Depon kalau SMA 3 bakal dijadikan satu dari keajaiban dunia
la nek depon ngapain?
bukannya Depon sendiri termasuk keajaiban dunia?
broboboedoueur katanya skrg ga jadi 7 keajiban dunia lg ya?
benar kau.
karena keajaiban dunia yang baru saja di “update” tersebut merupakan suatu hasil polling.
dan,,, masyarakat Indonesia yang tercinta ini tidak tahu menahu mengenai hal tersebut.
alhasil Borobudur harus merelakan tempatnya bagi keajaiban yang lain.
tetapi hasil polling tersebut masih menyimpan berbagai pro dan kontra..
lha njuk piye???