NAH!
“Kangen sekolah atau kangen rumah Ya?”
Nah nah.. Kalau bukan anak Padmanaba pasti berkata,”wah biasa wae ah, podho wae, ora ana sing aku kangeni.”(wah biasa aja, sama saja, tidak ada yang aku kangeni).
Nah, tapi bagi anak padmanaba, pastinya ada 2 jawaban yang berbeda. Yang pertama kangen sama rumah, dan yang satunya pastinya kangen sama sekolah. Mungkin ini adalah sindrome kebanyakan kegiatan di sekolah… Karena menurut curhat-curhat dari teman-teman keluhan mereka , inilah yang selalu mereka bahas…
Nah yang pertama aku bahas adalah sindrome kangen rumah (mungkin kalau sudah resmi nama latinnya kangenius homeous). Pokok bahasan pertama adalah penyebab-penyebab kangen rumah.. poin pertama adalah banyaknya acara atau event yang mereka laksanakan, sehingga tak bisa dipungkiri jika untuk pertemuan-pertemuan pelaksanaan kegiatan dan lain-lain pasti diadakan di sekolah. Dan pastinya tidak sedikit yang membutuhkan waktu sampai larut. Misalnya saja latihan Bhapad.. wah-wah, bisa dibilang lama-lama Bapad kalau latihan seperti bulan September-November kemarin jadi penjaga sekolah. Dan latihan latihan ekstrakulikuler lainnya. Selain itu adalah acara dekor. Nah kalau ini acara yang paling membutuhkan hari dimana harus menginap. Jadi bisa dibilang lagi kalau ini adalah acara untuk menjaga sekolah. Karena pestinya para dekorer akan setia 24 jam untuk tetap siaga di sekolah. Dan juga untuk divisi-divisi lainnya untuk tiap event, pastinya akan butuh waktu yang sangat banyak untuk tetap di sekolah atau kalau tidak membutuhkan mobilitas yang tinggi. Dan juga hal hal tersebut menyita waktu,dan akibatnya jadi jarang di rumah. Iya tidak??? Dan juga pengelaman-pengalaman pelantikan-pelantikan yang terdapat di Padmanaba. Kesannya sulit untuk luntur, sehingga mengakibatkan kepada kita untuk selalu betah di sekolah. mengobrolkan hal-hal menyenangkan yang telah terjadi selama di sekolah. Apa lagi jika ada kenangan kenangan tersendiri di sekolah. wah pasti tambah betah deh.. Iya tidak??
Dan yang kedua adalah sindrome kangen sekolah. Waduh kan dah ada sindrome kangen rumah, kok ada sindome yang kaya begini?? Baiklah langsung saja dibahas untuk penyebab-penyebab dari sindrome kangen sekolah. Sindrome ini paling besar menyebar pada anak Padmanaba yang pernah dan sering berada di dekolah lebih dari jam 4-5 sore.dan pastinya ini akan menyerang pada yang biasa nongkrong di sekolah untuk ngobrol bareng sama taman-taman.dan terlebih lagi yang jago dekor dan publikasi yang selalu setia untuk menginap di sekolah. Sebenarnya kangen sekolah ini sifatnya kambuhan. Jadi tak selalu kambuh, dan dapat diobati dengan di sekolah lagi sampai puas.hehehe.. Nah penyebab kambuhnya itu salah satunya adalah anak Padmanaba yang biasa menikuti banyak kegiatan tetapi pada suatu saat terjadi vakum kegiatan di sekolah seperti beberapa waktu yang lalu, pasti sindrome kangen sekolah ini menyerang. Kemudian penyebab kambuhnya lagi adalah pada saat mid maupun semesteran. Pasti siswa dan siswi Padmanaba tidak ingin untuk mendapatkan nilai yang tidak memuaskan, tak terkecuali orang tua mereka. Pasti pada saat mid maupun semesteran ini, dengan otomatis pasti terdapat keinginan untuk pulang ke rumah dan belajar. Nah saat kejenuhan di rumah menyerang, kambuhlah sindrome kangen sekolah ini. Apalagi kangen dengan obrolan-obrolan di sekolah dan hal-hal menarik lainnya. Apa lagi jika ingin mengobrolkan hal-hal tentang event yang akan diadakan kedepannya, hal-hal yang menarik saat pelantikan, hal-hal lucu yang pernah terjadi, dan sofa yang empuk dan nyaman di aula yang membuat betah untuk mengobrol dan tempat-tempat lain di sekolah yang asik sekali digunakan untuk nongkrong bareng bersama teman-teman. Dan masih banyak lagi faktor-faktor lain yang mendukung kambuhnya sindrome kangen sekolah.. Iya tidak???
Dan sindrome kangen rumah(syndrome kangenus homeous) dan kangen sekolah(syndrome kangenus schooleous) pasti terjadi pada siswa-siswi padmanaba. Tak terkecuali, walaupun setiap orang merasakannya dengan tingkat kangen yang berbeda-beda. Masing masing-asing orang pasti memiliki cara-cara tersendiri dalam menghadapi sindrome ini.
Nah tapi hal ini mungkin kurang tepat dan kurang valid jika ditujukan untuk pada alumnus padmanaba. Masih belum diujicobakan dan belum didapatkan data-data observasi untuk penelitian tentang kange rumah dan kangen sekolah ini.
Sekian untuk post yang saya tulis. Pasti tak luput dari keluputan menulis dalam post ini.. semoga berguna teori syndrome kangenus homeous dan kangenous schoolous ini.
Rinaldhy Zulfahmi

wah aku sindrom kangenous schoolous,,,sama fans dari kangen band
benar juga kau….
pantesan judule NAH…….ckckck…
skrg aku kangenous homous !!!!!
bukan homeus
NAHnya kurang satu tu yang belum di-bold. haha.. Di,,Aldi,,