Bhayangkara Padmanaba

-not only technique-

Best Of The Best Bhapad (Per Desember ‘08)

 (sebagian besar pengamatan dimulai sejak 1997)

Sebuah catatan sejarah untuk menjadi cambuk semangat Bhapad aktif masa kini….

 

Prestasi Terbaik Paskibraka

 

Tahun

Angkatan

Jumlah

Prestasi

1.

2006

Bhapad 63

3

1 Nasional

1 Cadangan utama nasional (prop)

1 Nominator nasional (prop)

2.

1999

Bhapad 56

3

1 Nasional

2 Kota

3.

2000

Bhapad 57

1

1 Nasional

4.

2008

Bhapad 65

4

1 Cadangan utama nasional (prop)

2 Propinsi

1 Kota

5.

2007

Bhapad 64

4

1 Cadangan utama nasional (prop)

1 Propinsi

2 Kota

6.

2005

Bhapad 62

4

1 Cadangan utama nasional (prop)

3 Kota

7.

1998

Bhapad 55

1

1 Cadangan utama nasional (prop)

8.

1997

Bhapad 54

3

1 Nominator nasional (prop)

2 Kota

9.

2004

Bhapad 61

4

2 Propinsi

2 Kota

10.

2002

Bhapad 59

3

2 Propinsi

1 Kota

 

Prestasi Terbaik LBB PPI DIY

 

Angkatan

Juara 1

Juara 2

Juara 3

Juara Umum

Jumlah Gelar

1.

Bhapad 64

4

3

1

2

10

2.

Bhapad 63

2

1

0

2

5

3.

Bhapad 66*

2

0

1

1

4

4.

Bhapad 65*

1

4

0

2

7

5.

Bhapad 49/ 50

1

1

1

0

3

6.

Bhapad 42/ 43

1

0

2

0

3

Ket (*): masih aktif.

 

Prestasi Terbaik LBB PPI Kota

 

Angkatan

Juara 1

Juara 2

Juara 3

Juara Umum

Jumlah Gelar

1.

Bhapad 65*

4

3

0

2

9

2.

Bhapad 63

2

0

0

1

3

3.

Bhapad 64

1

1

2

2

6

4.

Bhapad 57

1

0

1

0

2

5.

Bhapad 60

1

0

1

0

2

6.

Bhapad 66*

1

0

0

1

2

Ket (*): masih aktif.

 

Jumlah gelar ketika kelas 1 (peleton, komandan dan juara umum)

 

Angkatan

Jumlah Gelar

1.

Bhapad 65

17

2.

Bhapad 66*

8

3.

Bhapad 64

7

4.

Bhapad 55

3

5.

Bhapad 56

2

6.

Bhapad 57

2

Ket (*): masih aktif, hingga LBB PPI DIY 2008.

 

Jumlah gelar ketika kelas 2 (peleton, komandan dan juara umum)

 

Angkatan

Jumlah Gelar

1.

Bhapad 64

23

2.

Bhapad 65*

14

3.

Bhapad 63

8

4.

Bhapad 57

5

5.

Bhapad 62

4

6.

Bhapad 55

2

Ket (*): masih aktif, hingga LBB PPI DIY 2008.

 

Jumlah gelar angkatan (peleton, komandan, juara umum dan paskibraka)

 

Angkatan

Jumlah Gelar

1.

Bhapad 65*

35

2.

Bhapad 64

34

3.

Bhapad 63

12

4.

Bhapad 62

10

5.

Bhapad 57

8

 

Bhapad 66*

8

Ket (*): masih aktif, hingga LBB PPI DIY 2008.

 

Distribusi kemenangan/ juara/ 3 besar (peleton dan komandan)

 

Angkatan

Juara 1

Juara 2

Juara 3

1.

Bhapad 64

12

6

6

2.

Bhapad 65*

10

12

3

3.

Bhapad 63

5

2

0

4.

Bhapad 66*

4

0

1

5.

Bhapad 57

2

2

3

6.

Bhapad 56

2

0

0

Ket (*): masih aktif, hingga LBB PPI DIY 2008.

 

Kemenangan Beruntun(g)

 

Pelaku

Total

LBB

1.

64 Putri

4

PPI Kota ’07, PPI Prop ’07, SMA 1 ’07, Menwa UII Jan ‘08

2.

63 Putri

3

Menwa UII ’06, PPI Kota ’06, PPI Prop ‘06

3.

64 Putra

2

PPI Propinsi ’07, SMA 1 ‘07

4.

65 Putra

2

SMA 7 ’08, Menwa UII Nov ‘08

5.

66 Putra

2

PPI Kota ’08, PPI Propinsi ‘08

6.

Iva Fikrani

2

PPI Kota ’06, PPI propinsi ‘06

7.

Yonika Arum

2

Menwa UII Jan ’08, STIM YKPN ‘08

 

(By: Litbang Akademi Bhapad)

Oleh • Dec 4th, 2008 • Kategori: DIARY BHAPAD, HEADLINE NEWS

Tag : , , ,

18 Responses »

  1. Akhirnya 65 mecahin rekor gelar terbanyaknya 64. Sekarang mereka udah 35! Pancen ki adik asuhnya Taruna Fimma….

  2. Ehm…numpang batuk…

  3. mas galih, saatnya menunggu 66 mecahin rekornya 65 hehe

  4. mungkinkah ada yang harus diperbaiki agar keberuntungan tidak melekat pada pleton itu? agar esok lebih baik :) ))

  5. Mungkin nggak 66 mecahin rekor lagi? La tahun lalu jumlah LBBnya emang berjibun je. Makanya gelar bisa sebanyak itu. Tapi memang beda kok, kuantitas dan kualitas. Kuantitas boleh kalah, tapi kualitas jangan! Dari segi kualitas, 64 masih menang. Masih ingat grafik kerucutnya Bint?

  6. 64…Pleton from “zero”to “hero”…
    Dari pleton yang tidak dianggap sampai menjadi pleton paling bersinar tahun 2007-2008 lalu…

    Jadi inget LBB UII 2006…penampilan perdana 64 yang kacau balau…hahahaha

  7. woh, setuju banged aku mbak..

    MEMBANGUN sebuah rumah yg apik dan indah, memang lebih sulit daripada sekedar MENAMBAH ornamen hias yg membuatnya lebih cantik dan mempesona. dimulai dari membentuk pondasi yg kokoh, mendirikan dinding2 pembatas ruang, hingga menautkan tiap2 ujung genteng agar tak ada sedikitpun ‘celah’ bagi air hujan, terik matahari, bahkan badai petir untuk menggoyahkan setiap jati diri penghuni rumah itu.

    tapi bukan berarti ornamen hias hanya menjadi “hiasan” saja. mereka sanggup memikat setiap manusia (yg melihatnya) untuk sejenak berdiri, tersenyum simpul, dan berkacak pinggang, lalu berfikir (bahkan berkata) : “aku ingin memiliki rumah itu!” atau “aku ingin menjadi penghuni rumah itu!” atau “aku akan beli rumah itu berapapun harganya!”, walaupun setiap dari manusia itu sudah (benar2) tahu bahwa rumah itu tak akan pernah dijual, tak bisa dibeli, takkan pernah bisa mereka miliki. fenomena itulah yg memberi gagasan ke otak manusia2 itu untuk ‘membuat’ sendiri Rumah Impian tersebut. entah bagaimanapun caranya.

    sang pemilik rumah tak begitu khawatir. karena mereka akan terus tetap menjadi diri mereka, untuk selalu meng-upgrade ornamen apa yg perlu, di saat yg tepat, bukan hanya di waktu yg tepat. jangan sampai salah, walau terkadang salah. ya, mereka sempat memasang ornamen ‘angkuh’ di salah satu sudut rumah. tapi (semoga) hanya kelengahan sementara. bisa (sedikit) dimaklumi. terutama bila musim hujan seperti sekarang ini, dimana tidak sedikit diantara penghuni rumah itu yg sedang ‘sakit’.

    tapi…. ada satu hukum alam :
    TAK ADA SATUPUN DI DUNIA INI YANG ABADI!
    pondasi tak selamanya kuat ‘menahan’ goncangan gempa,
    dinding2 tak selamanya bisa ‘menanggung’ badai,
    atap tak selamanya sanggup ‘menjadi’ penaung,
    jadi, kapankah “tak selamanya” itu?

    kalau saya boleh bercanda, saya akan berkata :
    “tak usah pedulikan!”

    kalau saya boleh mengada-ada, saya akan berkata :
    “bukankah ‘hukum alam’ itu sendiri adalah sesuatu yang ada di dunia ini? dan bukankah tak ada satupun di dunia ini yang abadi? dan bukankah itu berarti ada hal yang sanggup mematahkan keampuhan ‘hukum alam’?”

    ya! kalau saya boleh berpepatah : “Patahkanlah hukum alam dengan hukum alam lain yang lebih kuat”

    IMPOSSIBLE IS NOTHING!
    adalah hukum alam terkuat yang pernah ada, dan (sangat) sanggup untuk dijinakkan dengan semangat, kerja keras, usaha, kemauan, kemandirian, ketekunan, kedisiplinan, kecerdasan, kebersamaan, kekompakkan, kesabaran, kejujuran, kerendahan hati, kasih sayang, cinta, ikatan, persahabatan, dan yang pasti……doa.

  8. wah comment diatas harusnya dah jadi satu artikel baru…

  9. bener mbakkk

  10. 66 akan melejit cepat dan akurat secepat dan seakurat “anak panah” dan akan tetap bersatu dan menyatu bak “jam pasir”.

    =))

  11. waladala ckckckckkckc

    66 bisa ngejar kita ciiinggg..
    cip2

  12. ker ker ker ker ker ker ker ker ker ker keren

  13. wuaaahhh!!
    setuju ama si depon,,
    keren..
    dapet gelar banyak gtu dari mana yakkk??

  14. o waw gelar gelar di atas keren keren…

  15. diperbaharui donk data2nya…:D

  16. wehehe semoga bisa mengejar 65 walaupun jumlah LBB tidak sebanyak tahun kemarin

  17. Kayaknya LBB tahun ini juga banyak,,,,moga2 jadi diadakan semua,,,

  18. aminn……

Leave a Reply