Bhapad The Rain Squad : Rain Maker, Rain Master
Just an intermezzo
Agaknya judul di atas mungkin agak asing untuk di dengar (kecuali mungkin istilah rain squad dan rain master), tetapi bila anda sering melihat NBA (halah ra penting) mungkin sangat familiar dengan istilah rain maker yang berarti adalah pemain yang mencetak banyak angka dan perolehan field goal shot-nya tinggi. Masih bingung? Ya lewati saja bagian ini hehehe.
Apa arti hujan (atau lebih tepatnya air) bagi Bhapad?
Bila hujan turun, terutama pada saat lomba baris-berbaris, tentunya akan sangat merepotkan sekali baik bagi panitia maupun bagi peserta. Bagi panitia tentunya hujan akan membuat lomba bias ditunda sejenak sehingga jadwal akan molor. Sedangkan bagi peserta hujan akan membuat mereka kalang kabut dalam mencari tempat berteduh dan mengungsikan barang bawaan mereka. Tetapi hal ini mungkin akan berbeda bila dilihat dari sudut pandang bhapad. Yah bisa dikatakan hujan malah membawa suatu berkah bagi squad bhapad.
Dilihat dari filosofinya (kalau bisa dikatakan begitu), dengan cara pendekatan “sakpenake dewe” ternyata gambar petir mirip PLN pada lambang bhapad memiliki arti tersendiri yakni bhapad merupakan suatu rain squad. Hal ini tidaklah begitu aneh karena berdasarkan kenyataan setiap kali hujan turun (atau paling tidak ada terjadi sesuatu yang berhubungan dengan air) pada saat lomba, bisa dipastikan bhapad (bisa) menang.
Pada LBB SMA 8 tahun 2003 yang diguyur hujan, pleton bhapad 61 putri mendapat juara 2. Pada LBB PPI Provinsi 2005 dimana pleton bhapad 62 putra melakukan tindakan kontroversial yang membuat juri melongo dengan mengabaikan perintah juri untuk berteduh karena hujan turun dan lebih memilih untuk menyelesaikan pos 5 dengan berhujan-hujan ria dan berakibat mendapat juara 3 (catatan pleton bhapad putrid 62 mendapat juara 2). Pada LBB PPI Kota 2007, meskipun tidak terjadi hujan sungguhan, tetapi terjadi insiden hujan air mata yang dialami bhapad putri 64 sebelum memasuki DP dan kembali hal tersebut berakibat menjadi juara umum. Hal serupa terulang pada PPI Provinsi 2007 kemarin, meskipun tidak terjadi hujan, tetapi lagi-lagi air “menyelamatkan” muka squad bhapad dengan terjadinya insiden setengah memalukan dan setengah mengharukan ketika salah seorang anggota bhapad 64 putra tercebur ke kolam hingga basah kuyup, tetapi (lagi-lagi) hal itu berdampak pada dibawa pulangnya 15 piala termasuk 2 piala juara umum plus disertai bonus “clekotan” dari pleton salah satu sma favorit yang dengan enaknya berkata F**KMANABA untuk meluapkan kekecewaannya. Kemudian baru-baru ini, pada saat LBB Lustrum SMA 1, hujan turun dengan derasnya meskipun di akhir acara sebelum pembacaan hasil perlombaan dan lagi-lagi hal itu berakibat dengan didapatnya sejumlah piala (dan uang pembinaan tentunya) plus gelar juara umum yang sejujurnya tidak diduga sebelumnya oleh para tim pelatih.
Jadi, ada apa sebenarnya gerangan hujan dan air terhadap squad bhapad? Yah kami sendiri bingung mau menjawab bagaimana, tapi kami hanya bisa bilang kalau hujan dan air membawa berkah tersendiri bagi kami. Jadi, kalau boleh saya bikin sedikit “clekotan ra penting”, klo mau “njegal” bhapad ya sewa pawang hujan donk hehehehe.
Sekian celotehan “sitik tur nylekit” dari saya, mohon maaf bila ada kata yang menyinggung perasaan pembaca karena ini hanyalah sebuah “artikel ra penting tur wajib diwaca”.
Word by Gandi the NdoZzZ


Interesting to know.
terbukti lagi…kita memang rain squad…
Di Propinsi 2008 kemarin blas nggak hujan tapi kita kok bisa menang? Pasti gara-gara lambang Bhapad lagi, yang halilintar.
Mau tau istilahnya? “PETIR DI SIANG BOLONG”.
Artinya, Bhapad bukan sekedar the rain squad!
Mas galih ga liat aja…
Ada bentuk lain hujan…
Hujan air mata…!!!
dan itu terjadi di PPI Propinsi 2008 kmaren